Jumat, 23 September 2011

LED Matrik



Berikut ini contoh LED matrik yang dibuat oleh anak - anak Comutech
LED matrik ini ditunjukan untuk A Mild Creation Contest

Selasa, 20 September 2011

Materi Pembelajaran EkSkul Robotika

Berikut ini daftar materi pembelajaran ekskul robotika bagi pemula.
Silakan klik pada list materi untuk mendownload tutorialnya.
1. Modul 1-Pengenalan komponen dasar elektronika
2. Modul 2-Perkenalan konsep dasar robotika
3. Modul 3-Sistem bilangan
4. Modul 4-Teknik interfacing mikrokontroler
5. Modul 5-Pembutan PCB

Klik disini untuk download keseluruhan seri Hardware, untuk seri softwarenya menyusul

Rabu, 29 Juni 2011

Decision Tree

PREDIKSI PENYAKIT KANKER DENGAN
MODEL DECISION TREE (POHON KEPUTUSAN)
Herryawan Pujiharsono1, Dwi Kurniawan2, Rio Irsyad3
1,2,3 Program Studi Teknik Elektro, Jurusan Teknik, Fakultas Sains dan Teknik, Universitas Jenderal Soedirman
Jl.Kampus No.1 Grendeng Purwokerto Utara
Email : i1a006009@yahoo.co.id1, dias.no1@gmail.com2, link_eyes@yahoo.com3
ABSTRAK
Penentuan seseorang menderita cancer atau tidak dilakukan dengan beberapa tahap uji laboratorium. Pengambilan keputusan dilakukan dengen berbagai metode, salah satunya dengan menggunakan model decision tree (pohon keputusan). Model ini merupakan metode yang berusaha menemukan fungsi-fungsi pendekatanyang bernilai diskrit dan tahan terhadap data-data yang terdapat kesalahan.Pengambilan keputusan cancer atau bukan dilakukan dengan cara menuliskan pohon keputusan kedalam bentuk first order logic yang merupakan ekspresi sederhana dari operasi-operasi disjunction dan conjunction.
Kata Kunci: Decision tree, Prediksi, Cancer.


1 .PENDAHULUAN
Cancer disebut juga sebagai tumor ganas karena perkembanganya sangat cepat dan tidak terkendali. Cancer dapat dengan mudah menyebar ke organ-organ tubuh lainya dan menyebabkan kematian.
Umumnya,cancer diketahui setelah setadium lanjut karena gejala cancer sendiri tidak nyata dan mirip dengan penyakit lain yang tidak ganas sehingga penderita cancer yang datang memeriksakan diri ke klinik kebanyakan telah menderita cancer pada setadium lanjut.Oleh karena itu pengobatanya menjadi sangat sulit,apalagi bila sel cancer sudah menyebar.
Karena sifat dari gejala cancer yang sulit di identifikasi,maka dilakukan uji laboratorium bertahap yang kemudian sering disebut sebagai uji saring.Pemeriksaan ini juga dimaksudkan untuk deteksi dini penyakit cancer.
Yang menjadi permasalahan adalah :
- Diperlukan beberapa uji laboratorium untuk memastikan seseorang penderita cancer atau bukan.
- Diperlukan data sample yang banyak sebagai data pembanding.
- Dari data uji laboratorium yang didapat,diperlukan metode pengambilan keputusan yang baik sehingga kesalahan dalam nenentukan si pasien terkena cancer atau tidak menjadi lebih kecil.
Sehingga,berbagai metode penggalian informasi dari data sample yang ada mulai bermunculan.Salah satu metode yang dapat digunakan adalah decision tree.

Jumat, 13 Februari 2009

desain PID kontroler

sebelum melangkah lebih jauh,mungkin lebih baik kita memahami istilah PID terlebih dahulu.
P->merupakan variabel yg di gunakan untuk mengganti istilah kontroler Proporsional. I->menggantikan istilah kontroler Integral.
D->menggantikan istilah kontroler Derivatif.,
  • Dalam Aksi kendali Proporsional, output dari sistem kontrol selalu sebanding dengan inputnya.Sinyal output merupakan penguatan dari sinyal kesalahan dengan faktor tertentu, faktor penguatanini merupakan konstanta proporsional dari sistem, yang dinyatakan dengan Kp, dimana Kp inimempunyai respon yang tinggi/cepat.
  • Dalam aksi kendali integral, output dari kontroler ini selalu berubah selama terjadi penyimpangan,dan kecepatan perubahan output tersebut sebanding dengan penyimpangannya, konstantanya dinyatakan dengan Ki , dimana Ki ini mempunyai sensitivitas yang tinggi, yaitu dengan cara mereduksi error yang dihasilkan dari sinyal feedback. Makin besar nilai Ki maka sensitivitasnya akan semakin tinggi, tetapi waktu yang dibutuhkan untuk mencapai kestabilan lebih cepat,demikian pula sebaliknya.
  • Sedangkan aksi kendali derivative (turunan) bekerja berdasarkan laju perubahan simpangan,sehingga jenis kontroler ini selalu digunakan bersama-sama dengan kontroler proporsional dan integral, konstantanya dinyatakan dengan Kd, dimana Kd ini mempengaruhi kestabilan dari sistem, karena aksi kendali ini dapat mereduksi derror.